"Dan Di Antara Tanda-Tanda (Kebesaran)-Nya Ialah Dia Menciptakan Pasangan-Pasangan Untukmu Dari Jenismu Sendiri, Agar Kamu Cenderung Dan Merasa Tenteram Kepadanya, Dan Dia Menjadikan Di Antaramu Rasa Kasih Dan Sayang. Sesungguhnya Pada Yang Demikian Itu Benar-Benar Terdapat Tanda-Tanda (Kebesaran Allah) Bagi Kaum Yang Berpikir."
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala, insyaaAllah kami akan menyelenggarakan acara pernikahan anak kami :
Semua bermula pada Maret 2021, di sebuah acara kampus—jambore yang sederhana namun penuh kenangan. Saat itu, kami hanyalah teman sekelas, saling sapa seperlunya, saling mengenal tanpa prasangka apa pun. Tidak ada yang istimewa di awal, kecuali rasa nyaman yang tumbuh perlahan. Dari obrolan ringan, kerja kelompok, hingga tawa kecil di sela-sela kegiatan kampus, tanpa sadar Tuhan sedang mempertemukan dua hati dalam waktu-Nya yang tenang.
Berpacaran
Waktu berjalan, dan pada tahun 2022, saat perkuliahan akhirnya kembali tatap muka (offline), cerita kami mulai berubah arah. Suatu hari, ia mengajak makan di kantin kampus—sederhana, tapi penuh makna. Dari situlah keberanian itu muncul, dan hubungan kami resmi dimulai. Kami menjalani masa pacaran dengan banyak cerita: tawa, rindu, perbedaan, juga air mata. Cobaan datang silih berganti, tidak ringan dan sering kali terasa berat. Namun di setiap ujian, kami belajar satu hal penting: bertahan bukan karena tidak ada masalah, tetapi karena memilih untuk saling menggenggam di tengah masalah.
Lamaran
Hingga akhirnya, pada 28 September 2025, langkah itu diambil dengan cara yang paling terhormat. Ia datang ke rumah bersama orang tua dan keluarganya, membawa niat baik, kesungguhan, dan keyakinan. Hari itu bukan hanya tentang lamaran, tetapi tentang janji diam-diam bahwa cinta ini tidak lagi sekadar perasaan, melainkan tanggung jawab. Air mata haru, doa orang tua, dan suasana hangat keluarga menjadi saksi bahwa hubungan kami telah sampai pada tahap yang lebih dewasa.
Menikah
Dan kini, dengan penuh keyakinan dan rasa syukur, kami memutuskan untuk mengikat janji suci dalam pernikahan pada 11 April 2026. Tanggal itu bukan sekadar hari, melainkan awal dari perjalanan panjang sebagai pasangan seutuhnya. Bukan lagi tentang “aku” dan “kamu”, tetapi tentang kita—belajar, bertumbuh, dan pulang satu sama lain dalam suka maupun duka. Karena cinta sejati bukan tentang kisah yang sempurna, melainkan tentang dua orang yang tetap memilih bersama, bahkan saat dunia tidak selalu ramah.
Our Gallery
Kirim Hadiah
Doa Restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami. Namun jika memberi adalah ungkapan tanda kasih Anda, Anda dapat memberi kado secara cashless.
Desa kacaribu, jalan lingkar simpang mayang, perumahan lingkar permai, blok G 05, lorong bawah, kacaribu, kabanjahe (blok G 05) KABANJAHE, KAB. KARO, SUMATERA UTARA, ID 22111