Semua berawal di tahun 2010.
Saat itu, kami hanya dua orang yang saling mengenal—sebatas teman, tanpa cerita, tanpa komunikasi yang berarti. Bahkan, tak ada nomor kontak yang tersimpan. Di waktu itu pula, dia sudah memiliki pilihannya sendiri, dan aku pun hanya menjadi bagian kecil dari masa lalunya.
Waktu terus berjalan, membawa kami ke arah hidup masing-masing… hingga tak terasa, bertahun-tahun berlalu.
Hingga akhirnya, di tahun 2024, takdir kembali mempertemukan kami—dengan cara yang tak pernah kami duga. Sepupuku menjadi perantara, menjodohkanku dengan sosok yang ternyata sudah lama aku kenal. Seolah semesta menyusun ulang cerita yang sempat terhenti.
Singkat cerita, pada tanggal 16 Juni 2024, kami memulai kisah ini—bukan lagi sebagai dua orang asing, tapi sebagai dua hati yang siap saling mengenal lebih dalam.
Hari demi hari kami lalui, hingga perlahan tumbuh rasa yang tak lagi bisa disangkal. Ketulusan, kepercayaan, dan cinta itu hadir dengan sendirinya. Bukan sekadar hubungan, tapi perjalanan yang kami perjuangkan bersama.
Sampai akhirnya, dia membuktikan keseriusannya.
Dengan penuh keyakinan, dia datang—bukan hanya untukku, tapi juga untuk meyakinkan kedua orang tuaku.
Dan pada tanggal 1 Februari 2026, dia melamarku.
Sebuah langkah pasti menuju masa depan yang kami impikan bersama.
Kini, kami bersiap untuk mengikat janji suci pada 14 Juni 2026.
Bukan lagi tentang pertemuan yang tak disengaja, tapi tentang dua hati yang akhirnya memilih untuk saling menetap.
Karena pada akhirnya, cinta yang sejati bukan tentang seberapa cepat ia datang…
Tapi tentang bagaimana ia tetap bertahan, bahkan setelah waktu yang begitu lama.
Ini bukan hanya kisah pertemuan, tapi tentang takdir yang menemukan jalannya pulang. ❤️