Kami tidak bertemu lewat rencana besar. Hanya candaan seorang senior, tidak ada yang menyangka candaan itu adalah awal dari kisah kami. Namun dari sana, sapaan canggung dan percakapan kecil berubah menjadi rasa nyaman yang diam - diam tumbuh dihati.
Hari demi hari, kami belajar saling mengenal. Bukan hanya tentang bahagia, tetapi juga tentang perbedaan, luka dan doa.
Karena cinta bukan tentang kesempurnaan, melainkan tentang saling bertahan.
Dengan keyakinan yang semakin kuat, dan restu dari kedua keluarga, kami mengikat sebuah janji dalam pertunangan, sebagai langkah serius menuju masa depan bersama.
Kini, dengan niat yang sama dan doa yang menyertai, kami memilih menyempurnakan perjalanan ini dalam ikatan suci pernikahan. Sebagai awal baru untuk berbagi hidup, tumbuh dan menua bersama 🤍