“Kebahagiaan duniawi terbesar yang dapat dialami manusia adalah perpaduan dari pernikahan yang mengikat dua hati yang saling mencintai menjadi satu.”
(Sutta Pitaka – Digha Nikaya)
Pasangan Mempelai
Namo Buddhaya Dalam cahaya kebijaksanaan Sang Buddha yang menerangi jalan kehidupan, kami memohon berkah dan perlindungan-Nya.
Dengan hati penuh kebahagiaan, kami bermaksud menyampaikan undangan kepada Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir pada acara pesta pernikahan kami :
Yunita
Putri Kedua dari Tn.(Alm) Tjong Tjuan Lih/Kibeng & Ny.Loa Mernih/Jamer
&
Hery
Putra Pertama dari Tn.(Alm) Kho Sianggie / Aging & Ny. Loa Engnio
Menuju Hari Bahagia
00Hari
00Jam
00Menit
00Detik
Sabtu, 22 November 2025
Dengan segala kerendahan hati kami berharap kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i dalam acara pesta pernikahan kami yang akan diselenggarakan pada :
Benar kata mereka,takdir memang menjadi alasan pertemuan. Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semua sudah tersusun rapih oleh sang maha kuasa. Siapa sangka, dari tatap yang tak sengaja tumbuh lah percakapan sederhana. 26 Juni 2024 adalah Kali pertama kita berkomunikasi lewat pesan singkat.
Pendekatan
Dari obrolan ringan hingga diskusi mendalam,kami menemukan bahwa kami saling melengkapi ,Setiap langkah dalam perjalanan takdir ini telah membawa kami lebih dekat satu sama lain.
Menjalin Hubungan
Kami berjalan bersama,melewati segala cerita. Dalam perbedaan,kami menemukan satu hal yang sama yaitu keinginan untuk terus melangkah bersama. Tepat di tanggal 14 Februari 2025, kamu memberanikan diri mengungkapkan niat yang tulus untuk membawa ku ke tahap yang lebih serius dalam sebuah ikatan pertunangan.
Tunangan
Jatuh cinta kali ini membuat kami merasa utuh dan tumbuh. Dengan keyakinan dan cinta yang semakin mendalam,kami melaksanakan pertunangan pada tanggal
20 April 2025. Momen penuh haru itu menjadi janji awal kami untuk membangun masa depan bersama.
Pernikahan
Kini kami adalan tuan dan puan dengan sisi ego dan kosong bertapak di atas permulaan menuju tujuan.Bersama,kami berlayar. Percayalah, bukan karena bertemu lalu kami berjodoh, tetapi karena berjodohlah akhirnya kami dipertemukan. Kami memutuskan untuk mengikrarkan janji suci pernikahan yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 November 2025.
“Kebahagiaan duniawi terbesar yang dapat dialami manusia adalah perpaduan dari pernikahan yang mengikat dua hati yang saling mencintai menjadi satu.”
(Sutta Pitaka – Digha Nikaya)
Kirim Hadiah
Doa Restu Anda merupakan karunia yang sangat berarti bagi kami. Namun jika memberi adalah ungkapan tanda kasih Anda, Anda dapat memberi kado secara cashless.